OKE NEWS

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Minggu, 04 Januari 2026

Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq Imbau Pengendara Sumbar Waspada Hujan Deras dan Longsor

SUMBAR | Di balik meningkatnya intensitas hujan yang melanda berbagai wilayah Sumatera Barat, tersimpan potensi risiko serius bagi para pengguna jalan. Jalanan licin, jarak pandang terbatas, genangan air, hingga ancaman tanah longsor menjadi kombinasi berbahaya yang tidak boleh disepelekan. Situasi inilah yang menjadi perhatian utama Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq.

Sebagai perwira menengah Polri yang bertanggung jawab langsung terhadap keselamatan lalu lintas di Ranah Minang, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq secara konsisten mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap imbauan kepada masyarakat. Bagi Dirlantas Polda Sumbar, keselamatan bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang harus tertanam dalam setiap perilaku berkendara.

Dalam beberapa pekan terakhir, curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah ruas jalan di Sumatera Barat masuk kategori rawan. Lereng perbukitan yang labil, saluran drainase yang tidak optimal, serta tingginya volume kendaraan memperbesar potensi kecelakaan. Menyikapi kondisi tersebut, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan raya.

Menurut Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, kecepatan menjadi faktor utama yang kerap memicu kecelakaan saat hujan deras. Banyak pengendara masih memaksakan laju kendaraan tanpa mempertimbangkan kondisi jalan yang licin. Padahal, pengurangan kecepatan dan menjaga jarak aman dapat secara signifikan menekan risiko kecelakaan.

Selain kecepatan, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga menekankan pentingnya penggunaan lampu utama saat hujan. Langkah sederhana ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan jarak pandang, baik bagi pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Jalur rawan longsor menjadi perhatian khusus. Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengimbau agar pengendara tidak berhenti atau berteduh di bawah tebing, lereng, maupun pepohonan besar saat hujan deras. Keputusan menepi di lokasi yang salah justru dapat berakibat fatal.

Dalam situasi darurat seperti longsor, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri menerobos material longsoran. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Pengendara diminta segera menghentikan kendaraan di tempat aman dan melaporkan kejadian kepada petugas berwenang.

Pendekatan yang dibangun Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq tidak semata-mata bersifat instruktif, tetapi juga persuasif. Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan sesama pengguna jalan.

Di tengah cuaca ekstrem, kehadiran Polantas di lapangan terus dioptimalkan. Namun, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa peran aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib.

Bagi Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, keselamatan berlalu lintas adalah kerja bersama. Polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani, namun kesadaran pengendara menjadi fondasi utamanya. “Lebih baik tiba sedikit terlambat, daripada tidak pernah sampai,” menjadi pesan moral yang terus digaungkan.

Dengan imbauan yang konsisten dan pendekatan yang menyentuh sisi kemanusiaan, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq berharap masyarakat Sumatera Barat semakin bijak dalam berkendara. Di musim hujan ini, kehati-hatian bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan demi keselamatan bersama.

TIM RMO

Kepedulian Kapolres Pasaman Barat Mengalir Bersama Bantuan untuk Warga

PASAMAN BARAT | Air bah yang sempat meluap dan merendam pemukiman warga di Nagari Katiagan, Kecamatan Kinali, meninggalkan jejak luka yang tak ringan. Rumah terendam, aktivitas lumpuh, dan harapan sempat meredup. Namun di tengah situasi itu, kehadiran negara kembali dirasakan masyarakat melalui langkah nyata Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat.

Bagi Kapolres Pasaman Barat, bencana bukan sekadar peristiwa alam, melainkan ujian kemanusiaan. Karena itu, jajaran Polres bergerak menyalurkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga yang terdampak banjir di wilayah pesisir tersebut.

Bantuan berupa beras, mi instan, minyak goreng, telur, dan air mineral disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kapolres Pasaman Barat agar warga tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit pascabencana.

Di bawah arahan Kapolres, seluruh proses penyaluran dilakukan dengan pendekatan yang sederhana namun penuh makna. Bantuan tidak hanya diposisikan sebagai logistik, tetapi sebagai simbol kehadiran Polri di tengah rakyat yang membutuhkan uluran tangan.

Kapolres Pasaman Barat melalui jajaran operasionalnya menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan. Polri hadir untuk mendengar, merasakan, dan membantu meringankan beban masyarakat.

Bencana banjir yang melanda Pasaman Barat pada akhir November lalu memang menyisakan duka mendalam. Sejumlah rumah warga hanyut, lahan pertanian dan perkebunan rusak, serta roda perekonomian warga terhenti sementara. Kondisi inilah yang mendorong Kapolres Pasaman Barat menggerakkan solidaritas dan kepedulian sosial.

Sejak awal kejadian, jajaran Polres Pasaman Barat telah terlibat aktif, mulai dari proses evakuasi warga, pencarian korban, hingga pengamanan wilayah terdampak. Penyaluran sembako menjadi kelanjutan dari rangkaian aksi kemanusiaan tersebut.

“Duka warga terdampak adalah duka kita bersama. Ketika masyarakat mengalami kesulitan, Polri harus hadir dan berdiri bersama mereka,” menjadi pesan kemanusiaan yang terus ditekankan Kapolres Pasaman Barat kepada seluruh anggotanya.

Kehadiran bantuan ini disambut hangat oleh pemerintah nagari dan masyarakat. Bantuan yang diterima akan disalurkan secara merata kepada warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang terdampak langsung banjir.

Bagi masyarakat Katiagan, bantuan ini bukan semata soal isi paket sembako, tetapi tentang rasa diperhatikan dan tidak ditinggalkan. Di tengah keterbatasan, sentuhan kemanusiaan dari aparat negara menjadi penguat moral dan harapan.

Pasaman Barat dikenal sebagai wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi. Menyadari kondisi tersebut, Kapolres Pasaman Barat menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan kepedulian sosial akan terus menjadi bagian dari tugas kepolisian.

Pemulihan pascabencana memang membutuhkan waktu. Namun dengan kolaborasi semua pihak dan kehadiran Polri yang humanis, Kapolres Pasaman Barat optimistis masyarakat dapat bangkit kembali secara perlahan.

Langkah ini sekaligus menegaskan wajah Polri yang sesungguhnya: hadir untuk rakyat, bekerja bersama rakyat, dan berdiri di sisi rakyat dalam setiap situasi.

TIM RMO

Operasi Lilin Singgalang 2025 Resmi Ditutup, Dirlantas Polda Sumbar Fokuskan Pelayanan Publik

 SUMBAR| Libur panjang Natal dan Tahun Baru telah usai. Jalan-jalan yang sebelumnya padat oleh kendaraan pemudik dan wisatawan kini kembali lengang. Namun di balik kelancaran itu, ada kerja sunyi para personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat yang berjaga siang dan malam demi satu tujuan sederhana: masyarakat bisa sampai ke tujuan dengan selamat.

Operasi Lilin Singgalang 2025 resmi berakhir pada 2 Januari 2026. Bagi Dirlantas Polda Sumbar, operasi ini bukan sekadar agenda pengamanan tahunan, melainkan bentuk kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan masyarakat, terutama di saat kebutuhan akan rasa aman begitu tinggi.

Sejak dimulai pada 20 Desember 2025, lonjakan aktivitas masyarakat terjadi hampir di seluruh wilayah Sumatera Barat. Jalur wisata dipadati keluarga, pusat perbelanjaan ramai pengunjung, dan arus kendaraan meningkat tajam. Di tengah situasi itu, Dirlantas Polda Sumbar mengambil peran sebagai pengatur ritme, agar perjalanan tetap berjalan aman dan nyaman.

Pendekatan yang dilakukan tidak semata soal mengurai kemacetan, tetapi juga membangun rasa tenang. Personel lalu lintas hadir dengan sikap ramah, membantu pengendara yang kelelahan, menolong kendaraan yang mengalami gangguan, hingga memberikan arahan kepada wisatawan yang baru pertama kali datang ke Ranah Minang.

Di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, pelayanan humanis menjadi penekanan utama. Ia menegaskan bahwa polisi lalu lintas harus menjadi sahabat di jalan raya, bukan sosok yang ditakuti, terlebih di momen libur keluarga.

Komitmen itu terlihat dari kehadiran Dirlantas yang turun langsung ke lapangan. Ia menyambangi pos pengamanan, menyapa personel yang bertugas, sekaligus berinteraksi dengan masyarakat. Kehadiran pimpinan di tengah aktivitas lapangan memberi pesan kuat bahwa setiap pelayanan dilakukan dengan hati.

Bagi para personel, kehadiran pimpinan menjadi penyemangat. Arahan yang diberikan sederhana namun bermakna: layani masyarakat dengan senyum, utamakan keselamatan, dan jadilah solusi atas setiap persoalan di jalan.

Selama Operasi Lilin berlangsung, banyak momen kecil yang bermakna besar. Personel membantu anak-anak menyeberang jalan, mengarahkan kendaraan agar tidak terjebak macet, hingga memastikan pengendara roda dua tetap aman di tengah hujan dan cuaca yang tidak menentu.

Masyarakat pun merasakan perubahan. Polisi tidak hanya hadir saat terjadi pelanggaran, tetapi justru hadir lebih dulu untuk mencegah risiko dan memberi rasa aman. Inilah wajah polisi yang diharapkan masyarakat: dekat, peduli, dan siap membantu.

Hingga hari terakhir Operasi Lilin Singgalang 2025, situasi lalu lintas di Sumatera Barat terpantau aman dan terkendali. Arus kendaraan dapat diurai dengan baik, dan perjalanan masyarakat berlangsung relatif lancar.

Keberhasilan ini tidak hanya diukur dari data dan angka, tetapi dari cerita-cerita warga yang bisa berkumpul kembali dengan keluarga tanpa insiden berarti di perjalanan.

Operasi Lilin Singgalang 2025 juga menjadi momentum memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Dirlantas Polda Sumbar, sebagai pelindung dan pelayan masyarakat di jalan raya.

Meski operasi resmi ditutup, semangat pengabdian tidak berhenti. Dirlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat akan terus berjalan, setiap hari, di setiap ruas jalan.

Karena bagi Dirlantas Polda Sumbar, keselamatan bukan hanya tugas, melainkan kepedulian. Operasi boleh selesai, namun kehadiran polisi untuk masyarakat akan selalu menyertai setiap perjalanan di Sumatera Barat.

TIM RMO

Sabtu, 03 Januari 2026

Di Bawah Komando AKBP Agung Tribawanto, Polres Pasaman Barat Jaga Stabilitas Akhir Tahun

PASAMAN BARAT | Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah yang dinamis seperti Pasaman Barat membutuhkan kepemimpinan yang terukur, tegas, dan konsisten. Di bawah komando Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., jajaran Polres Pasaman Barat menjalankan tugas pengamanan dengan pendekatan profesional dan humanis, khususnya pada momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Momentum akhir tahun selalu menjadi periode dengan tingkat aktivitas masyarakat yang meningkat signifikan. Mobilitas warga, perayaan keagamaan, hingga aktivitas wisata menuntut kesiapan aparat kepolisian dalam memastikan situasi tetap aman dan kondusif di seluruh wilayah hukum Polres Pasaman Barat.

Melalui pelaksanaan Operasi Lilin Singgalang 2025, Polres Pasaman Barat menggelar pengamanan secara terencana dan terstruktur. Sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan disiapkan di titik-titik strategis untuk memberikan rasa aman sekaligus pelayanan langsung kepada masyarakat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menekankan bahwa pengamanan bukan semata soal kehadiran aparat, tetapi tentang bagaimana masyarakat merasa dilindungi dan dilayani. Karena itu, seluruh personel diinstruksikan untuk mengedepankan sikap ramah, responsif, dan solutif dalam menjalankan tugas.

Arahan Kapolres juga menitikberatkan pentingnya kesiapsiagaan penuh personel. Setiap satuan fungsi memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas, mulai dari pengaturan lalu lintas, patroli wilayah, hingga pelayanan di pos-pos terpadu yang siap melayani kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaan tugas, Polres Pasaman Barat memperkuat koordinasi lintas sektor. Sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya menjadi bagian dari strategi pengamanan terpadu guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Pendekatan preventif menjadi prioritas utama. Melalui patroli rutin, pemantauan wilayah, dan pengawasan berlapis, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini. Pola ini terbukti efektif dalam menjaga stabilitas keamanan di berbagai titik aktivitas masyarakat.

AKBP Agung Tribawanto juga menekankan pentingnya disiplin dan integritas personel selama bertugas. Seluruh anggota Polri diminta menjaga sikap, penampilan, serta etika pelayanan agar kehadiran polisi benar-benar memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

Pelayanan di pos pengamanan dan pos pelayanan tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan, tetapi juga bantuan kemanusiaan. Personel disiagakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan informasi, pertolongan darurat, maupun pendampingan lainnya.

Dengan sistem komando yang berjalan efektif, pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dilakukan secara berjenjang. Setiap laporan dan perkembangan situasi dianalisis untuk memastikan langkah pengamanan tetap adaptif terhadap kondisi di lapangan.

Hingga memasuki pergantian tahun 2026, situasi kamtibmas di wilayah Pasaman Barat terpantau aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat berlangsung lancar, perayaan berjalan tertib, dan tidak terjadi gangguan keamanan yang menonjol.

Kondisi ini mencerminkan bahwa kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat melalui kebijakan dan arahan yang tepat mampu menggerakkan seluruh jajaran bekerja optimal demi kepentingan masyarakat luas.

AKBP Agung Tribawanto terus mendorong jajarannya untuk menjaga kepercayaan publik. Bagi Polres Pasaman Barat, keamanan bukan hanya target institusi, tetapi tanggung jawab moral dalam menciptakan rasa tenteram di tengah masyarakat.

Ke depan, komitmen Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto tetap diarahkan pada penguatan pelayanan, peningkatan profesionalisme, dan pemeliharaan keamanan yang berkelanjutan.


Catatan Redaksi:

Polres Pasaman Barat hadir dengan empati, melayani dengan ketulusan, dan melindungi tanpa jarak. Semangat Polisi untuk Masyarakat yang diusung Polres Pasaman Barat menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik dan menjaga harmoni sosial.

TIM RMO

Jumat, 02 Januari 2026

Polisi untuk Masyarakat, Dirlantas Polda Sumbar Kawal Keselamatan di Libur Nataru

SUMBAR |  Saat sebagian masyarakat menikmati hangatnya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) bersama keluarga, ada pihak yang tetap bekerja tanpa henti. Di balik layar pengaturan lalu lintas Sumatera Barat, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat hadir memastikan setiap perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.

Di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., Ditlantas Polda Sumbar meningkatkan pemantauan arus lalu lintas selama libur Nataru. Pengawasan dilakukan melalui Regional Traffic Management Center (RTMC) yang memantau kondisi jalan raya secara real time melalui jaringan CCTV.

Dari ruang RTMC, Dirlantas Polda Sumbar secara rutin mengecek kondisi dan situasi lalu lintas di berbagai titik, mulai dari jalur wisata, pusat keramaian, hingga jalur lintas antar daerah. Setiap layar monitor bukan sekadar menampilkan angka dan peta, melainkan gambaran nyata perjalanan masyarakat yang ingin sampai dengan selamat ke tujuan.

Monitoring ini dilakukan bukan untuk mencari kesalahan pengguna jalan, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan upaya pencegahan. Ketika kepadatan mulai meningkat atau terjadi gangguan di jalan, petugas segera berkoordinasi agar masyarakat tidak terjebak lama di perjalanan.

Bagi Dirlantas Polda Sumbar, keselamatan manusia selalu menjadi yang utama. Prinsip “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan” terus dijaga sebagai pengingat bahwa setiap kebijakan lalu lintas bermuara pada perlindungan nyawa.

Selama libur Nataru, personel lalu lintas juga disiagakan di lapangan. Mereka hadir di persimpangan, jalur rawan kecelakaan, dan kawasan wisata untuk membantu mengatur arus, memberikan imbauan, serta menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Pendekatan humanis menjadi ciri utama pengamanan lalu lintas kali ini. Senyum, sapaan, dan sikap ramah menjadi bagian dari pelayanan, sejalan dengan semangat Polisi untuk Masyarakat yang terus digaungkan Polri.

Ditlantas Polda Sumbar memahami bahwa libur Nataru adalah momen berharga bagi banyak keluarga. Karena itu, setiap upaya pengaturan lalu lintas dilakukan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir.

Melalui kombinasi teknologi, kesiapsiagaan personel, dan komunikasi yang baik dengan masyarakat, Ditlantas Polda Sumbar berupaya menciptakan lalu lintas yang tertib namun tetap berempati.

Dirlantas Polda Sumbar berharap, dengan kesadaran bersama dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, setiap perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berakhir dengan senyum dan kebahagiaan.

Karena bagi Ditlantas Polda Sumbar, tugas kepolisian bukan sekadar mengatur jalan, tetapi menjaga keselamatan manusia dan melayani masyarakat sepenuh hati.

TIM RMO

Minggu, 14 Desember 2025

Aksi Kemanusiaan Alumni AKPOL 2003 Tantya Sudhirajati, Kiprah Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq Menjadi Teladan

SUMBAR | Kiprah Alumni Akademi Kepolisian angkatan 2003 yang tergabung dalam Tantya Sudhirajati kembali mendapat sorotan melalui aksi kemanusiaan di berbagai wilayah terdampak bencana. Salah satu sosok yang menonjol dalam kegiatan ini adalah Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., yang merupakan alumni AKPOL 2003.

Sebagai alumni AKPOL 2003, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq menunjukkan kepedulian nyata dengan terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan sosial dan penyaluran bantuan. Kehadirannya di lapangan menjadi simbol kuat solidaritas angkatan Tantya Sudhirajati yang tidak hanya hadir secara kelembagaan, tetapi juga secara personal di tengah masyarakat terdampak.

Aksi kemanusiaan Alumni AKPOL 2003 Tantya Sudhirajati ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang mengalami dampak banjir dan longsor. Kondisi medan yang sulit, akses jalan yang rusak, serta keterbatasan aktivitas warga tidak menyurutkan langkah para alumni, termasuk Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, Alumni AKPOL 2003 menyalurkan berbagai bantuan logistik berupa bahan pangan, sembako, serta kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diserahkan langsung kepada warga sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap kesulitan yang dialami masyarakat pascabencana.

Kehadiran Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq bersama Alumni AKPOL 2003 disambut hangat oleh masyarakat. Selain menyerahkan bantuan, para alumni juga menyempatkan diri berdialog dengan warga, mendengarkan langsung keluhan serta memberikan dukungan moral agar masyarakat tetap kuat dan optimis menghadapi masa pemulihan.

Sebagai Dirlantas Polda Sumbar sekaligus alumni AKPOL 2003, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq turut meninjau sejumlah titik terdampak dan jalur yang mengalami kerusakan. Langkah ini sekaligus menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Aksi sosial Alumni AKPOL 2003 Tantya Sudhirajati juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama aparat setempat dan unsur terkait. Sinergi ini memastikan distribusi bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran, sekaligus menjaga kondusivitas wilayah selama proses penyaluran bantuan.

Menurut perwakilan Alumni AKPOL 2003, keterlibatan langsung Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq menjadi motivasi tersendiri bagi rekan-rekan seangkatan. Nilai kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian yang ditanamkan sejak pendidikan AKPOL terus diwujudkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada bantuan materi, kehadiran Alumni AKPOL 2003 di lapangan juga memberikan rasa aman dan ketenangan psikologis bagi warga. Sosok Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq sebagai pimpinan Polri di Sumatera Barat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa negara hadir saat mereka membutuhkan.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Alumni AKPOL 2003 Tantya Sudhirajati. Di bawah semangat kebersamaan angkatan, para alumni bertekad untuk terus bergerak membantu masyarakat tanpa memandang jarak dan kondisi medan.

Masyarakat penerima bantuan pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Alumni AKPOL 2003, khususnya kepada Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq yang turun langsung menyapa dan melihat kondisi warga secara nyata.

Melalui kegiatan ini, Alumni AKPOL 2003 Tantya Sudhirajati berharap semangat solidaritas dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Kiprah Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq sebagai alumni AKPOL 2003 diharapkan menjadi inspirasi bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak pernah berhenti, dalam kondisi apa pun.


Catatan Redaksi
Berita ini disusun sebagai bentuk dokumentasi dan apresiasi atas aksi kemanusiaan Alumni AKPOL 2003 Tantya Sudhirajati, dengan peran menonjol Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., sebagai alumni AKPOL 2003 dan Dirlantas Polda Sumbar.

TIM RMO


Aksi Kemanusiaan Alumni AKPOL 2003 Tantya Sudhirajati, Kiprah Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq Menjadi Teladan

Sentuhan Humanis AKBP Agung Tribawanto Lewat Grasstrack Motocross Peduli Pasaman Barat

PASAMAN BARAT | Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. secara resmi membuka kegiatan Grasstrack Motocross Trophy Kapolres Peduli Bencana Pasaman Barat di Sirkuit Permanen HIC Padang Tujuh, Sabtu (13/12/2025).

Event balap motor ini tidak sekadar menjadi ajang adu kecepatan dan pencarian bibit atlet potensial, namun juga mengusung misi kemanusiaan di tengah masa pemulihan pascabencana alam yang melanda wilayah Pasaman Barat dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa seluruh hasil penjualan tiket penonton didonasikan sepenuhnya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di Pasaman Barat.

“Sejak awal kegiatan ini dirancang sebagai ajang olahraga. Namun melihat kondisi masyarakat yang sedang berduka, kami sepakat mengubah orientasi acara menjadi penggalangan dana kemanusiaan,” ujar AKBP Agung Tribawanto.

Ia menjelaskan, event Grasstrack Motocross ini sejatinya telah direncanakan secara matang sejak tiga bulan lalu. Namun pelaksanaannya bertepatan dengan masa pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah, seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh.

Menyikapi kondisi tersebut, pihak kepolisian bersama panitia pelaksana mengambil langkah bijak dengan mengedepankan transparansi tujuan kegiatan agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini tidak disalahartikan sebagai pesta pora. Ini adalah wujud kepedulian dan empati melalui olahraga,” tegasnya.

Kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh pembalap lokal, tetapi juga menarik minat crosser lintas provinsi. Tercatat peserta berasal dari Sumatera Utara, Banten, Riau, hingga Jambi, yang turut ambil bagian memeriahkan sekaligus berdonasi.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Ribuan penonton memadati area sirkuit, menyaksikan langsung jalannya perlombaan sembari ikut berkontribusi membantu korban bencana melalui pembelian tiket.

Pemerintah daerah mengapresiasi inisiatif Polres Pasaman Barat yang mampu menggabungkan olahraga, solidaritas, dan kepedulian sosial dalam satu kegiatan positif.

Melalui kegiatan ini, Polres Pasaman Barat berharap bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masa pemulihan.

 

Catatan Redaksi:
Grasstrack Motocross Peduli Bencana menjadi contoh konkret pendekatan humanis Polri, di mana olahraga dijadikan medium solidaritas dan kepedulian sosial bagi masyarakat yang sedang membutuhkan.

TIM RMO

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi